Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Newsletter image

Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan update berita terkini langsung ke email Anda. Bergabunglah dengan ribuan pembaca kami!

Kami tidak akan mengirim spam!

GDPR Compliance

We use cookies to ensure you get the best experience on our website. By continuing to use our site, you accept our use of cookies, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pertemuan Tokoh dan Ulama Lintas Generasi di YPI Al-Azhar, Konsolidasi Haul II Bhuju’ Agung Toronan Kian Solid

PAMEKASAN II ASSUFAH - (27/07/2026) Suasana di YPI Al-Azhar, Toronan, Kowel, Pamekasan tampak berbeda dan penuh kehangatan pada malam hari saat Pemimpin Yayasan, Mbah KH Suadi Musyahri, menyambut kedatangan puluhan tamu yang hadir untuk berdiskusi secara gayeng. Para tamu yang berkumpul tersebut merupakan jajaran Panitia Haul Bhuju’ Agung Toronan Pamekasan untuk persiapan acara puncak pada 13 Agustus 2026 mendatang. Pertemuan berbobot ini dihadiri oleh jajaran tokoh terkemuka, ulama, akademisi, hingga pengusaha, di antaranya mantan Bupati Pamekasan Pamanda Drs H Achmad Syafii, Pengasuh Ponpes Nurul Yaqin Gunungsari Proppo Mbah KH Kholil Muhammad, Aktivis Nasab R Abdul Hamid Roqib Suryodirjo, Akademisi Subhan Muhammad, Pengusaha muda H Abdul Hamid Ro’ie, Gus Sufandi, Gus Moh Thohir, Lora M Qudsi, KH Amin Mashudi, K Subki Abdul Halim Mu’allim, beserta sejumlah anggota keluarga besar dzurriyah lainnya.


Pertemuan ini menjadi sangat emosional dan penting mengingat Bhuju’ Agung Toronan merupakan sosok ulama besar abad ke-17 hingga ke-18 yang merupakan cucu dari Sunan Cendana Kwanyar Bangkalan yang berdakwah, berdukuh, hingga wafat di Pamekasan. Kendati berdasarkan hasil konfirmasi kepada bendahara acara Mas Firman menyatakan nama Bhuju’ Agung Toronan terbilang kurang populer jika ditelusuri melalui algoritma mesin pencari Google maupun kecerdasan buatan (AI) dibandingkan dengan beberapa pahlawan dan bhuju’ lainnya di Madura, garis keturunan beliau justru menjadi pilar utama penyebar syiar Islam di Jawa dan Madura. Keturunan atau dzurriyah beliau merupakan pendiri serta pengasuh dari berbagai pondok pesantren besar, seperti Pesantren Sukorejo Asembagus, Nurul Jadid Paiton, Banyuanyar Palengaan, Bata-Bata Palengaan, Bettet Pamekasan, Banyuayu Pamoroh, Banyuputih Jatiroto, Tempurejo Jember, Karang Cempaka Bluto, Genggong Pajarakan, Panyeppen Palengaan, Beddhiyen Jambesari, Kalaba’an Guluk-Guluk, Rabah Pademawu, Gunungsari Proppo, Sumberduko Pakong, Sumberbungur Pakong, Sumbergayam Kadur, Sumberanyar Tlanakan, Sumberbatu Blumbungan, Lanbulan Tambelangan, Jrangoan Omben, dan banyak lembaga lainnya.


Jalannya rapat persiapan berlangsung dengan suasana yang santai namun tetap serius, di mana pada H-18 menuju hari pelaksanaan, progres kerja panitia tercatat telah mencapai 60 persen. Salah satu capaian penting adalah tuntasnya distribusi undangan untuk wilayah Pulau Jawa yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia R Abdul Hamid Suryodirjo bersama timnya R Agung Saleh, R Sipul Hasyim, dan R Hasibullah, tanpa kehadiran R Abdul Hasib yang kala itu tengah disibukkan oleh kegiatan pertanian. Menariknya, selayaknya perjumpaan para tokoh dan pendekar dari dunia persilatan pesantren, pembahasan rapat tidak sekadar berkutat pada aspek teknis kepanitiaan belaka, melainkan juga diwarnai dengan perbincangan mendalam mengenai aspek spiritual hingga dimensi mistis sejarah perjuangan para pendahulu.


Hasil dari diskusi intensif tersebut memprediksikan bahwa Haul Akbar II Bhuju’ Agung Toronan pada 13 Agustus 2026 mendatang insyaAllah akan dipadati oleh puluhan ribu jamaah dari berbagai penjuru daerah, melanjutkan kesuksesan gelaran Haul Akbar pertama sebelumnya. Dengan antusiasme dan lonjakan jumlah kehadiran jamaah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Haul Bhuju’ Agung Toronan kini secara nyata telah menjelma sebagai magnet baru wisata spiritual di Kabupaten Pamekasan, yang dentum gema perayaannya bertalu-talu merambah dari bumi Madura hingga ke seluruh penjuru Nusantara.


Transformasi perhelatan ini menjadi event wisata spiritual daerah membuat Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman Wafi—yang juga merupakan bagian dari dzurriyah Bhuju’ Agung Toronan—dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan resmi. Dukungan moral dan spiritual juga datang dari jauh, di mana Prof Mahfud MD sebagai sesama dzurriyah menyapa jajaran panitia langsung dari Yogyakarta dengan menitipkan salam hangat beserta doa tulus agar seluruh rangkaian acara Haul Akbar II dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, sukses, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.(HN & SP)

Prev Article
Komunitas "Jangan Lupa Bahagia" Pamekasan Gelar Healing Spec...